Ku susuri malam ini
Yang tidak berbintang sunyi sepi
Juga rembulan dah menghilang
Dalam kelam ku sendiri
Yang tidak berbintang sunyi sepi
Juga rembulan dah menghilang
Dalam kelam ku sendiri
Ku mencari hembus bayu
Yang selalu berbisik madah rindu
Kini membisu dalam sayu
Tidak ku temu suaramu
Yang selalu berbisik madah rindu
Kini membisu dalam sayu
Tidak ku temu suaramu
Kekasihku di jalanan yang berliku
Di saat ku perlukanmu
Tertutup jua segalanya terhadapmu
Di sini ku tersedu-sedu
Di saat ku perlukanmu
Tertutup jua segalanya terhadapmu
Di sini ku tersedu-sedu
Setelah cinta pergi
Ku mengusung duka ini diiringi
Kisah janji dimungkiri lagi
Ku mengusung duka ini diiringi
Kisah janji dimungkiri lagi
Kekasihku di jalanan yang berliku
Di saat ku perlukanmu
Tertutup jua segalanya terhadapmu
Di sini ku tersedu-sedu
Di saat ku perlukanmu
Tertutup jua segalanya terhadapmu
Di sini ku tersedu-sedu
Setelah cinta pergi
Ku mengusung duka ini
Ku mengusung duka ini
Diiringi
Kisah janji
Dimungkiri
Dimungkiri
Sia-sia ku
Mencintaimu
Setia padamu
Percayakanmu
Mencintaimu
Setia padamu
Percayakanmu
Sebak dadaku
Retak hatiku
Luka jiwaku
Dihiris pilu
Retak hatiku
Luka jiwaku
Dihiris pilu
Beribu sesalanku...







3 comments:
..ya...
nice poem dari kak wani..
sberibu sesalan..
kdg xpsti kita smpai x lagi tahap sesalan tu ...
tp yg psti...
sepi tnpa jwapan adalah saat pling pahit(-_-)
arisaziz
ley share lagi..
bout dis poem..
n sal fa,=mily..
suka ur blog
byk cita love in family..
what da loving mom to rayyan=)
.tp sy xmen blog..
just create bg ada ja..
hope ley cntact2 g dgn sis g..
smua slamat hndak nya dgn husband dan rayyan, the cute kid laargh=)
rep me=)
Post a Comment